
Tidak lama setelah mereka berpindah, bangunan bagian depan rumah langsung ambruk. Asep, istrinya, dan anaknya yang masih lajang segera keluar rumah dan menyaksikan bagian depan bangunan sudah rata dengan tanah.
“Untungnya saya sudah punya firasat, jadi pindah ke belakang. Kalau tidak, mungkin saya dan istri tidak selamat,” ucapnya.
Saat ini, hanya satu bagian ruangan di rumah tersebut yang masih tersisa. Asep dan keluarganya hanya bisa pasrah menghadapi musibah ini. Ia berharap ada uluran tangan dari dermawan maupun bantuan dari pemerintah setempat untuk memperbaiki tempat tinggalnya.
Editor : Ilham Ariyansyah
Wartawan : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















