Olahraga Ringan Zone Zero, Aktivitas Sehat yang Nyaris Tak Terasa 

Olahraga ringan
Ilustrasi berjalan santai (Foto :Istock)

BOGORTODAY.COM – Olahraga ringan bisa dilakukan dengan cara sederhana, seperti mengayuh sepeda pelan, berjalan santai, atau berlari seolah sedang pemanasan. Aktivitas ini mungkin tampak sepele, tetapi justru menjadi inti dari konsep latihan zone zero. 

Berbeda dengan tren “memforsir diri” yang sering terlihat di gym maupun aplikasi kebugaran, zone zero menekankan gerakan lambat. Tujuannya agar tubuh tetap aktif sambil tetap bisa berbincang dengan nyaman tanpa kehabisan napas. 

BACA JUGA :  Resep Capcay Goreng Udang ala Restoran, Lezat dan Bergizi

Apa sebenarnya latihan zone zero? 

Menurut Kate Rowe-Ham, pelatih kebugaran yang berbicara kepada Womens Health, latihan ini hanya berupa aktivitas lembut berintensitas rendah. Detak jantung dijaga di bawah 50 persen dari kapasitas maksimal. 

Dalam dunia latihan ketahanan, zone 1 biasanya setara 50–60 persen detak jantung maksimal. Zone zero berada di bawah angka itu. Meski belum ada kesepakatan penuh di kalangan ilmuwan, istilah ini populer sebagai cara sederhana untuk menyebut aktivitas fisik sangat ringan dengan manfaat besar. 

BACA JUGA :  Manfaat Chili Oil untuk Kesehatan, Lebih dari Sekadar Bumbu Pedas Favorit

Karena tingkat kesulitannya rendah, latihan zone zero bisa dilakukan oleh hampir semua orang. Tidak hanya mudah diakses, konsep ini juga membantu pemula memulai rutinitas olahraga sekaligus efektif sebagai pemulihan aktif di sela latihan berat. 

Editor : Jihan Muheri

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================