Penghapus Jadi Mainan Gangsing, Aktivis Pendidikan Sebut Bisa Latih Motorik Anak

BOGORTODAY.COM – Fenomena penghapus yang dijadikan mainan gangsing oleh sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) kini menjadi perhatian aktivis pendidikan. Heru B. Setyawan menilai kreativitas anak-anak tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan sarana yang efektif untuk melatih keterampilan motorik.

Menurut Heru, permainan gangsing dari penghapus melibatkan koordinasi gerak tangan dan konsentrasi anak, sehingga berdampak positif pada perkembangan motorik.

BACA JUGA :  Kemendikdasmen Gandeng SEAMEO BIOTROP Latih Guru SLB Se-Indonesia Kuasai Urban Farming

“Permainan atau games yang bagus karena melibatkan motorik,” ujar Heru, Selasa (16/9/2025).

Selain melatih motorik, Heru menekankan bahwa kreativitas ini bisa menjadi alternatif hiburan yang menekan penggunaan alat elektronik, seperti handphone. Dengan biaya minimal dan tanpa listrik, permainan gangsing menjadi pilihan bermain yang sehat bagi anak-anak.

“Games yang murah tanpa listrik, pulsa dan HP. Mengurangi penggunaan HP,” kata dia.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

Tidak hanya itu, Heru melihat potensi permainan ini dalam menghidupkan kembali tradisi permainan anak Indonesia. Kreativitas sederhana seperti ini dinilai mampu memperkenalkan kembali olahraga dan mainan tradisional kepada generasi muda.

“Menghidupkan mainan dan olahraga tradisional asli Indonesia,” tutup Heru.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================