
Politikus Golkar ini menilai, persoalan Parung Panjang tidak bisa hanya dilihat dari sisi lokal Jawa Barat. Pasalnya, hampir 90 persen material tambang yang diangkut truk dari Parung Panjang dikirim ke wilayah DKI Jakarta dan Tangerang, Banten.
“Artinya ini lintas provinsi, bahkan sudah melibatkan tiga daerah, yakni Jabar, Banten, dan DKI. Banyak truk juga berpelat nomor luar Jabar, sehingga pajaknya bukan ke Jawa Barat. Jadi penyelesaiannya harus melibatkan unsur nasional,” ungkapnya.
Sebelumnya, puluhan warga Parung Panjang mendatangi pos Dishub Kabupaten Bogor pada Selasa (16/9/2025). Mereka menilai Dishub lalai dalam mengawasi aktivitas truk tambang yang tetap beroperasi di luar jam yang telah ditentukan. Dalam video yang beredar, warga tampak emosi dan memprotes keras petugas Dishub yang berjaga di lapangan.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















