
Ajat menilai, kehadiran dua organisasi ini sangat penting karena mampu menjaga semangat nasionalisme di tingkat akar rumput. Menurutnya, semangat kebersamaan yang diwariskan para pejuang harus terus dirawat agar tidak luntur di tengah derasnya arus globalisasi.
“Kehadiran kita hari ini merupakan bukti nyata bahwa semangat kebersamaan, persatuan, dan kesatuan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu kita terus mengalir dalam darah daging setiap insan yang mencintai bangsa dan negara Indonesia,” katanya.
Di Kabupaten Bogor, PEPABRI dan FKPPI tak hanya hadir dalam ranah sosial-kemasyarakatan, tetapi juga berperan dalam pembangunan pendidikan, ekonomi, hingga keamanan lingkungan. Mereka sering menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, terutama ketika berkaitan dengan pembinaan generasi muda dan menjaga kondusivitas daerah.
Hadirnya Pemkab Bogor dalam perayaan ulang tahun kedua organisasi itu, menurut Ajat, menjadi simbol bahwa pemerintah daerah tidak berjalan sendiri. Pembangunan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan kelompok-kelompok yang punya akar sejarah kuat dalam menjaga bangsa.
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















