Tiga Kasus Dugaan Keracunan Makan Bergizi Gratis dalam Sepekan, BGN Pastikan Evaluasi

Komitmen Zero Accident

Meski ada sejumlah kasus, Dadan menegaskan bahwa BGN akan terus memperkuat pengawasan agar program MBG berjalan aman. Hingga kini, program ini telah menyalurkan lebih dari 1 miliar porsi makanan kepada siswa di seluruh Indonesia.

“Itu harus zero accident. Kita ingin mencetak anak-anak yang cerdas, sehat, dan kuat. Maka, makanannya harus bisa dikonsumsi dengan baik tanpa menimbulkan gangguan pencernaan,” tegas Dadan.

Rangkaian Kasus dalam Sepekan

BACA JUGA :  Resep Asam Padeh Tongkol Khas Padang, Kuah Asam Pedas yang Menggugah Selera

Selain di Baubau, sejumlah daerah lain juga melaporkan dugaan keracunan terkait program MBG:

  • Lamongan, Jawa Timur (17/9): Belasan siswa SMAN 2 dilarikan ke rumah sakit setelah mengeluhkan mual dan pusing usai mengonsumsi MBG.
  • Garut, Jawa Barat (17/9): Sebanyak 194 siswa dari Kecamatan Kadungora diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan MBG.
  • Sumbawa, NTB: Ratusan siswa di Kecamatan Empang juga dilaporkan keracunan setelah mengonsumsi menu MBG.
  • Gunungkidul, Yogyakarta (15/9): Sebanyak 19 siswa dari tiga sekolah di Semin mengalami gejala keracunan setelah menyantap MBG.
BACA JUGA :  Raffi Ahmad Bantah Terlibat Dugaan Suap Impor Barang, Siap Tempuh Jalur Hukum

Evaluasi Jadi Kunci

Kasus-kasus tersebut menjadi peringatan penting agar pengawasan mutu bahan baku, standar dapur, serta kapasitas produksi lebih diperhatikan.

Evaluasi menyeluruh diharapkan bisa memastikan program MBG tetap berjalan sesuai tujuan awalnya, yakni membantu mencerdaskan anak bangsa melalui akses makanan bergizi dan aman.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================