
Kedua jenazah kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Berdasarkan keterangan saksi, awalnya lima remaja sedang bermain di tepi Sungai Cisadane. FI dan RA mencoba berenang menyeberangi sungai beberapa kali. Namun, saat kembali menyeberang, keduanya diduga kelelahan hingga akhirnya terseret arus.
“Tiga teman lainnya sempat berusaha menolong, tetapi derasnya arus membuat keduanya terlepas dan hanyut,” kata Dimas.
Dimas mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai.
“Daerah aliran sungai bukan tempat bermain. Apalagi saat ini cuaca cukup ekstrem, jadi kita semua harus lebih waspada agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















