Sejarah Terungkap: Portugis Jadi Bangsa Eropa Pertama Menjajah Indonesia

Sejarah
Alfonso de Albuquerque, tokoh Portugis yang berhasil menaklukan Malaka. (Foto: The Granger Collection, New York)

BOGORTODAY.COM – Berbicara tentang penjajahan, selalu terlintas luka sejarah sekaligus semangat nasionalisme bangsa Indonesia.

Selama ini, banyak yang percaya bahwa Belanda adalah bangsa pertama yang menjajah Indonesia selama 350 tahun.

Namun, kenyataannya Belanda bukanlah yang pertama. Bangsa Portugis lah yang memulai penjajahan Eropa di Nusantara.

Awal Penjelajahan Bangsa Portugis

Kehadiran Portugis di Indonesia berawal dari masa penjelajahan samudra. Setelah jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Usmani, akses perdagangan rempah-rempah bagi bangsa Eropa tertutup. Hal ini mendorong mereka mencari jalur baru ke timur.

Portugis dan Spanyol menjadi pelopor era penemuan dunia baru, didorong oleh tiga tujuan besar:

  • Gold: memburu kekayaan, terutama rempah-rempah.
  • Glory: mengejar kejayaan dan kekuasaan.
  • Gospel: menyebarkan agama Kristen.

Vasco da Gama dan Ekspedisi Portugis

Raja Portugis, Manuel I, menugaskan Vasco da Gama untuk mencari “Tanah Hindia”, pusat rempah-rempah.

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

Pada 1497, Vasco da Gama berangkat dari Lisabon, melewati Tanjung Harapan, hingga mendarat di Kalikut dan Goa, India, pada 1498.

Ia menancapkan batu padrao—patok batu dengan lambang bola dunia—sebagai tanda klaim wilayah Portugis. Bahkan, Vasco da Gama berhasil mendirikan kantor dagang yang dilengkapi benteng di Goa.

Namun, India ternyata bukan pusat rempah-rempah. Portugis kemudian mengincar Malaka, kota penting jalur perdagangan Asia.

Portugis Taklukkan Malaka dan Maluku

Di bawah pimpinan Alfonso de Albuquerque, Portugis mengerahkan 18 kapal dan 1.200 pasukan bersenjata lengkap.

Pada 1511, mereka berhasil menaklukkan Malaka, menyebabkan perdagangan di Nusantara kacau.

Dari Malaka, Portugis mengetahui pusat rempah-rempah berada di Maluku. Mereka menaklukkan wilayah itu dan memonopoli perdagangan.

Namun, tindakan sewenang-wenang, termasuk pembunuhan Sultan Hairun dari Ternate, memicu perlawanan rakyat.

BACA JUGA :  Hari Raya Waisak: Makna, Sejarah, dan Tradisi Umat Buddha

Dipimpin oleh Sultan Baabullah, rakyat Maluku bangkit. Pada 1575, Portugis akhirnya terusir dari Maluku setelah berkuasa lebih dari 60 tahun.

Akhir Penjajahan Portugis dan Datangnya Belanda

Portugis sempat bersaing dengan Spanyol di Maluku, tetapi melalui Perjanjian Saragosa (1529), Spanyol meninggalkan Maluku dan berfokus di Filipina.

Kekuatan Portugis semakin melemah ketika Belanda datang dengan membentuk VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie).

Belanda kemudian menjadi penjajah utama di Indonesia hingga abad ke-20, meski kekuasaannya sempat diganggu Inggris dan Prancis.

Belanda akhirnya tumbang pada 1942 ketika Jepang berkuasa selama 3,5 tahun. Masa kelam penjajahan berakhir dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Fakta sejarah ini menegaskan bahwa Portugis adalah bangsa Eropa pertama yang menjajah Indonesia, sebelum Belanda datang dan mendominasi lebih lama.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================