Waspada, Ini Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Suplemen

Suplemen
Ilustrasi Suplemen. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Demi menjaga kesehatan, banyak orang rutin mengonsumsi suplemen. Namun, konsumsi berlebihan justru bisa menimbulkan masalah. Suplemen memang berfungsi mengisi kekurangan nutrisi tertentu, tetapi bukan pengganti pola makan seimbang.

Menurut Olivia Thomas, direktur implementasi nutrisi di Boston Medical Center, suplemen bukanlah jalan pintas menuju kesehatan yang lebih baik.

Konsumsi suplemen sebaiknya dilakukan dengan hati-hati, terlebih bagi orang yang memiliki kondisi medis tertentu, dan idealnya dengan konsultasi dokter.

Profesor kedokteran di Universitas Michigan, Robert J. Fontana, mengingatkan bahwa banyak orang salah kaprah dalam memandang suplemen.

“Mereka berpikir, seperti halnya buah, semakin banyak dikonsumsi semakin sehat. Padahal, tidak demikian,” ujarnya, melansir Prevention.

Tanda Tubuh Kelebihan Suplemen

Berikut sejumlah gejala yang bisa muncul akibat konsumsi suplemen secara berlebihan:

  1. Jantung berdebar atau nyeri dada
    Jika saat mengonsumsi suplemen Anda mengalami jantung berdebar atau nyeri dada, segera periksakan diri. Beberapa suplemen mengandung kafein yang dapat meningkatkan tekanan darah.
  2. Iritasi kulit
    Ruam atau reaksi alergi bisa menjadi tanda kelebihan vitamin tertentu. Studi menemukan dermatitis kontak alergi dapat muncul akibat konsumsi berbagai vitamin, kecuali B2 dan B9.
  3. Urine gelap dan kulit menguning
    Selain dehidrasi, urine berwarna gelap dapat menandakan konsumsi suplemen berlebihan. Dalam kasus tertentu, perubahan warna kulit menjadi kekuningan bisa menunjukkan adanya gangguan pada hati akibat akumulasi zat dari suplemen.
  4. Pusing
    Suplemen zat besi yang dikonsumsi terlalu banyak dapat memicu pusing, tekanan darah rendah, rasa logam di mulut, bahkan kejang. Kondisi ini memerlukan evaluasi medis segera.
  5. Gangguan pencernaan
    Suplemen serat yang berlebihan sering menyebabkan kembung dan gas. Sementara itu, vitamin C dalam dosis tinggi bisa menimbulkan diare, sakit perut, hingga muntah.
BACA JUGA :  Kesehatan Pencernaan Anak Tak Boleh Diabaikan, Ini Tanda Saluran Cerna yang Sehat

Bijak dalam Konsumsi Suplemen

Profesor kedokteran di Harvard Medical School, Pieter Cohen, menekankan bahwa konsumsi suplemen seharusnya tidak menimbulkan perubahan fisik yang signifikan, baik positif maupun negatif.

Jika muncul gejala aneh, artinya tubuh memberi sinyal bahwa konsumsi perlu dievaluasi.

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

Aturan praktisnya, suplemen hanyalah pelengkap nutrisi, bukan pengganti gaya hidup sehat.

Dengan pola makan seimbang, tidur cukup, dan olahraga teratur, kebutuhan nutrisi tubuh bisa tetap terpenuhi tanpa risiko berlebihan dari konsumsi suplemen.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================