
BOGORTODAY.COM – Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Bogor menggelar sosialisasi strategi peningkatan Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin (22/9/2025).
Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, yang sekaligus mengingatkan para sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengajukan lelang sesuai dengan waktu penganggaran.
Dalam sambutannya, Denny mengatakan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya peningkatan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengadaan barang dan jasa. Menurutnya, pengadaan yang baik menjadi fondasi pembangunan daerah yang efisien, transparan, dan akuntabel.
“Urgensi peningkatan ITKP bukan sekadar soal angka, tapi mencerminkan integritas, profesionalisme, dan kualitas sistem pengadaan di OPD. Skor ITKP berdampak langsung pada penilaian kinerja organisasi, kinerja pemerintah daerah oleh pemerintah pusat, kepercayaan publik dan investor, serta efisiensi anggaran dan hasil pembangunan,” ungkap Denny.
Denny juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) atas kehadiran dan kesediaannya berbagi ilmu. Menurutnya, LKPP merupakan mitra strategis bagi Pemkot Bogor dalam mewujudkan pengadaan yang lebih baik.
“Seluruh OPD diharapkan memahami indikator ITKP secara komprehensif, mampu mengidentifikasi kelemahan proses pengadaan di unit masing-masing, menyusun rencana aksi perbaikan berbasis data, serta membangun kolaborasi lintas OPD untuk peningkatan ITKP secara menyeluruh,” jelasnya.
Ia menegaskan, Pemkot Bogor berkomitmen menciptakan sistem pengadaan yang bersih dari KKN, efisien, tepat sasaran, serta berbasis teknologi dan inovasi. Target Kota Bogor ke depan adalah meningkatkan skor ITKP secara signifikan pada tahun 2026 dan menjadi role model nasional.
“Saya minta rekan-rekan OPD aktif menyimak, mencatat, bertanya, dan berdiskusi. Jadikan sosialisasi ini sebagai titik balik perbaikan sistem pengadaan di OPD masing-masing. Ilmu yang didapat harus diterapkan secara konsisten setelah kegiatan ini,” tegas Denny, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bogor, Hanafi.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















