Warga Cianten Kaitkan Gempa dengan Aktivitas Pengeboran di Kaki Gunung Salak, Benarkah?

Petugas mendirikan posko darurat disekitar Kampung Cianten. Dampak gempa yang terjadi pada Minggu (21/9/2025) dok: Ilham Ariyansyah -Bogortoday

BOGORTODAY.COM – Warga Kampung Cianten, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, mulai menduga penyebab seringnya gempa bumi yang mengguncang wilayah mereka berhubungan dengan aktivitas pengeboran perusahaan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di kaki Gunung Salak.

Kecurigaan warga tersebut muncul karena getaran gempa yang dirasakan hampir selalu terjadi menjelang akhir tahun, dengan pola berulang setiap tahunnya.

BACA JUGA :  Kenapa Wajah Terlihat Lebih Tua dari Usia Sebenarnya? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

“Sering terjadi hampir tiap tahun dan kejadiannya pada akhir tahun lagi,” ujar Hasan, warga Kampung Cianten, Senin (22/9/2025).

Hasan mengatakan, meski penyebab pastinya belum jelas, masyarakat kerap menyoroti aktivitas perusahaan PLTU yang beroperasi di sekitar kawasan tersebut.

BACA JUGA :  Kemnaker Catat 23.470 Pekerja Terkena PHK hingga Mei 2026, Lebih Rendah dari Tahun Lalu

“Kalau penyebabnya mah saya juga belum tahu, cuman ketika ada seperti ini orang-orang selalu menyoroti start energy,” ungkapnya.

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================