
Kepala Desa Cileuksa, Ujang Ruhyadi, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan upaya pencegahan dini agar masyarakat terhindar dari ancaman wabah DBD.
“Wilayah padat penduduk lebih rentan menjadi lokasi penyebaran nyamuk. Karena itu, fogging ini kami fokuskan di titik-titik rawan agar penyebarannya bisa ditekan sejak awal,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan pola 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mengubur tempat penampungan air, serta menjaga kebersihan sekitar rumah agar tidak menjadi sarang nyamuk.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















