
BOGORTODAY.COM – Kondisi toilet utama SDN Kedung Waringin 01, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat kini dalam kondisi memprihatinkan dan mengancam sebanyak 989 siswa. Ancaman tersebut dipicu sering meluapnya Sungai Pasanggrahan yang menggerus pondasi bangunan.
Kepala SDN Kedung Waringin 01, Sri Andayani, menyatakan kondisi tanah di bawah toilet utama siswa sudah sangat minim untuk dijadikan pondasi yang aman. Sebagai alternatif, tersedia satu toilet lagi di sebelah kamar mandi guru, namun kapasitasnya tidak memadai untuk melayani 989 siswa.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), struktur tanah di bawah bangunan toilet sudah berongga.
“BPBD menyampaikan bahwa tanah di bawahnya sudah kosong, sangat berisiko ambruk,” kata Sri Andayani kepada wartawan, Selasa (23/9/2025).
Situasi semakin memburuk setelah hujan deras disertai angin kencang pada Senin (22/9/2025) malam menyebabkan pohon tumbang. Pohon yang roboh tersebut menutup aliran Sungai Pasanggrahan di dekat sekolah, sehingga air meluap dan semakin mengikis pondasi toilet.
“Kondisi bangunan toilet menjadi semakin memprihatinkan setelah kejadian semalam,” ungkap Sri Andayani.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















