
Mengingat kata Fufung, saat itu progam SPAM sudah di kecamatan Sukajaya sudah dilakukan oleh pemerintah pada 2017. Namun saat itu terkena bencana tahun 2020 dan sempat dilakukan perbaikan oleh pihak Kementerian.
“Saat itu kabupaten sudah membangun, tetapi karena terkena bencana maka kita usulkan ke kementerian, dan kementerian melakukan perbaikan. Selanjutnya pengembangannya diserahkan ke pemerintah daerah untuk dimanfaatkan dan dikembangkan lebih lanjut,” jelasnya.
Ia menambahkan, sumber air yang ada telah melalui uji laboratorium sehingga dipastikan layak digunakan masyarakat.
“Kalau airnya sudah diuji lab dan memang layak dimanfaatkan masyarakat,” tandasnya.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















