
“Jika stres batin bertemu dengan paparan sinar matahari dan polusi, efeknya bisa saling memperburuk. Kulit akan tampak jauh lebih kusam dan tanda-tanda penuaan muncul lebih cepat,” terangnya.
Stres jangka panjang disebutnya sebagai kondisi yang perlu diwaspadai. Kortisol yang terus-menerus tinggi dapat mempercepat kerusakan kolagen, meningkatkan pembentukan pigmen, dan membuat kulit semakin sensitif. “Itulah mengapa orang dengan stres kronis sering kali terlihat lebih cepat menua,” ungkap dr Widya.
Sebagai solusi, ia menegaskan pentingnya perawatan menyeluruh. Skincare memang diperlukan, terutama sunblock, pelembap, dan skincare antioksidan untuk melindungi kulit dari faktor eksternal. Namun, perawatan luar saja tidak cukup bila penyebab utamanya adalah stres.
“Penggunaan skincare harus dibarengi dengan pengelolaan stres, seperti tidur cukup, olahraga, hingga aktivitas mindfulness seperti yoga dan meditasi. Gaya hidup sehat dan pola makan bergizi juga memegang peranan penting dalam menjaga kulit tetap sehat,” pungkasnya.*
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















