Pemkab Bogor Siapkan SPAM untuk 11 Desa di Sukajaya, Manfaatkan Potensi Sumber Air Gunung Halimun

Ilustrasi sumber mata air

BOGORTODAY.COM – Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, memiliki potensi sumber daya air melimpah yang dapat dimanfaatkan ribuan masyarakat. Salah satu sumber utama berada di kawasan Gunung Halimun, Desa Cisarua.

Ketua Substansi Air Minum DPUPR Kabupaten Bogor, Fufung, menjelaskan pemerintah tengah menyiapkan rencana pembangunan jangka panjang berupa sistem penyediaan air minum (SPAM) atau pipanisasi untuk 11 desa di wilayah Sukajaya.

Sukajaya ini punya potensi SPAM yang bisa digunakan secara keseluruhan. Antar desa bisa terhubung dengan memanfaatkan salah satu sumber di Desa Cisarua. Desa yang tidak memiliki sumber air nantinya juga bisa ikut memanfaatkan,” ungkap Fufung usai rapat koordinasi dengan Camat Sukajaya dan para kepala desa, Selasa (23/9/2025).

BACA JUGA :  PWI Kabupaten Bogor Gelar Safari Jurnalis 2026 di Cisarua, Dorong Literasi Digital Masyarakat

Fufung menambahkan, pengelolaan sistem tersebut nantinya berbasis desa melalui kelompok masyarakat (Pokmas), bukan UPT maupun dinas.

“Pokmas yang akan ditunjuk atau dibentuk desa, kemudian mengelola dan memanfaatkannya untuk masyarakat. Secara struktur jaringan, konsepnya memang mirip dengan PDAM, tapi berbasis desa,” jelasnya.

Terkait penggunaan lahan, Fufung menyebut sebagian berada di kawasan hutan Halimun, sebagian lainnya milik masyarakat.

BACA JUGA :  7 Cara Bijak Menghadapi Sikap Meremehkan dari Orang Lain

“Kalau di kawasan, koordinasinya dengan pihak kawasan. Kalau milik masyarakat, biasanya berupa hibah dari pemilik lahan. Termasuk pemasangan pipa yang melintasi pemukiman, jalan, atau lahan warga, semua butuh izin dari kepala desa,” ucapnya.

Mengenai panjang pipa, Fufung mengakui proyek ini cukup merogoh anggaran cukup besar. Sehingga dipastikan dibangun secara bertahap.

“Estimasi pipanya panjang sekali karena tidak lurus saja, tapi bercabang-cabang, apalagi sampai ke rumah-rumah warga. Karena itu, pembangunannya dilakukan bertahap, tidak bisa sekaligus,” tegasnya.

Bagi Halaman

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================