
Menurut Dr. Ivanovich, penggunaan sirene dan strobo yang tidak tepat membuat kepercayaan publik terhadap sistem darurat kian tergerus. Selain berisiko memicu ketegangan horizontal di jalan raya, kondisi ini juga mendorong lahirnya norma sosial baru: kesetaraan posisi di jalan bagi semua pengguna.
“Di satu sisi, ini mekanisme kontrol sosial yang bisa mendorong akuntabilitas. Tapi di sisi lain, tanpa kebijakan tegas, ada risiko mengganggu tatanan sosial dan keselamatan publik,” tegasnya.
Ia menekankan, penggunaan sirene dan strobo harus benar-benar dibatasi sesuai aturan. Tanpa langkah tegas, resistensi publik dikhawatirkan akan terus menguat dan berpotensi memicu pembangkangan sipil di masa depan.*
Editor : Aditya Nugraha
Sumber : ipb.ac.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















