2.600 Warga Desa Tapos Terdampak Krisis Air, Polres Bogor Bor Sumur Artesis

BOGORTODAY.COMPolres Bogor membangun sumur artesis sedalam 40 meter untuk mengatasi krisis air bersih yang melanda Desa Tapos, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Krisis air ini terjadi setiap musim kemarau dan berdampak pada 2.600 jiwa penduduk setempat.

Kapolsek Tenjo Iptu Agripinus Motani Zalhuku menjelaskan, warga Desa Tapos selama ini hanya mengandalkan air tadah hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini menyebabkan mereka kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau.

BACA JUGA :  Menata Asam Sari Resmi Hadir, Hadirkan Inovasi Saus Asam Jawa untuk Kuliner Indonesia

“Berhubung selama ini mereka hanya mengandalkan air tadah hujan, maka ketika kemarau sekarang mereka benar-benar kekurangan air,” kata Agripinus di Tenjo, Jumat (26/9/2025).

Pembangunan sumur artesis dengan kedalaman sekitar 40 meter ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang bagi masalah yang dialami warga setiap tahun. Selain membangun sumur, Polres Bogor juga akan mendistribusikan air bersih kepada 2.600 jiwa yang terdampak krisis.

Agripinus menegaskan, pihaknya akan berkolaborasi dengan stakeholder terkait untuk mencari solusi alternatif lain mengingat permasalahan ini terjadi berulang setiap tahun.

BACA JUGA :  Kumpulan Doa Agar Hutang Cepat Lunas dan Rezeki Lancar, Amalkan dengan Ikhtiar

“Pasti kita akan mengajak stakeholder yang lain untuk mencari alternatif lain karena peristiwa ini tiap tahun dialami oleh masyarakat Desa Tapos,” ujarnya.

Krisis air bersih di Desa Tapos menjadi permasalahan rutin yang terjadi setiap musim kemarau. Ketergantungan pada air hujan membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan rumah tangga dan konsumsi.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================