2.600 Warga Desa Tapos Terdampak Krisis Air, Polres Bogor Bor Sumur Artesis

Sumur Artesis
Proses pengeboran sumur artesis di Desa Tapos, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jumat (26/9/2025). Sumur artesis dengan kedalaman 40 meter ini dibangun Polres Bogor untuk mengatasi krisis air bersih yang dialami 2.600 jiwa warga setempat setiap musim kemarau. Foto: Dok. Polek Tenjo.

BOGORTODAY.COMPolres Bogor membangun sumur artesis sedalam 40 meter untuk mengatasi krisis air bersih yang melanda Desa Tapos, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Krisis air ini terjadi setiap musim kemarau dan berdampak pada 2.600 jiwa penduduk setempat.

Kapolsek Tenjo Iptu Agripinus Motani Zalhuku menjelaskan, warga Desa Tapos selama ini hanya mengandalkan air tadah hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini menyebabkan mereka kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau.

BACA JUGA :  Tips Memilih Kloset Duduk yang Nyaman dan Mudah Dibersihkan

“Berhubung selama ini mereka hanya mengandalkan air tadah hujan, maka ketika kemarau sekarang mereka benar-benar kekurangan air,” kata Agripinus di Tenjo, Jumat (26/9/2025).

Pembangunan sumur artesis dengan kedalaman sekitar 40 meter ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang bagi masalah yang dialami warga setiap tahun. Selain membangun sumur, Polres Bogor juga akan mendistribusikan air bersih kepada 2.600 jiwa yang terdampak krisis.

Agripinus menegaskan, pihaknya akan berkolaborasi dengan stakeholder terkait untuk mencari solusi alternatif lain mengingat permasalahan ini terjadi berulang setiap tahun.

BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

“Pasti kita akan mengajak stakeholder yang lain untuk mencari alternatif lain karena peristiwa ini tiap tahun dialami oleh masyarakat Desa Tapos,” ujarnya.

Krisis air bersih di Desa Tapos menjadi permasalahan rutin yang terjadi setiap musim kemarau. Ketergantungan pada air hujan membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan rumah tangga dan konsumsi.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================