Kunjungi Pameran Foto Satu Dekade PFI Bogor, Wamendagri: Itu Bukan Momen Biasa

Wamendagri
Wamendagri, Bima Arya sempatkan kunjungi pameran foto karya PFI Bogor di Alun-alun Kota Bogor, Jumat (26/9/2025). Foto: Aditya/Bogortoday.com

BOGORTODAY.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyempatkan diri mengunjungi Pameran Foto Satu Dekade Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor yang digelar di Alun-alun Kota Bogor, Jumat (25/9/2025).

Kehadiran mantan Wali Kota Bogor periode 2014–2024 tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi terhadap karya jurnalis foto yang telah mengabadikan momen-momen penting di Kota dan Kabupaten Bogor.

Usai berkeliling, Bima Arya mengaku kagum dengan foto-foto yang dipamerkan. Ia mengatakan, hampir setiap tahun selalu menyempatkan diri menikmati karya visual para pewarta foto karena menyimpan pesan mendalam.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Menguat, Naik Rp11.000 per Gram pada Perdagangan 5 Juni 2026

“Setiap tahun saya selalu usahakan menikmati sajian dari teman-teman pewarta foto. Di setiap momen yang direkam, pasti ada pesan yang ingin disampaikan. Itu bukan momen biasa,” ujar Bima Arya.

Menurutnya, foto-foto yang dipamerkan bukan hanya dokumentasi peristiwa, tetapi juga sarat makna dan refleksi, seperti momen pandemi Covid-19 hingga Pemilu.

“Kalau kita flashback, pikiran kita langsung kembali ke masa itu. Ada catatan dan pembelajaran tersendiri,” ungkapnya.

Di sisi lain, Bima menilai dokumentasi dalam bentuk cetak memiliki daya simpan dan nilai historis lebih kuat dibandingkan digital.

BACA JUGA :  Warga Malasari Antusias Ikut Ngubek Empang di HJB ke-544

“Hari ini serba digital, serba mudah. Tapi di rumah saya, yang tersisa justru foto-foto cetak. Foto kampanye 2012 misalnya, itu masih ada. Sementara yang digital sering sulit ditemukan,” jelasnya.

Bima juga mengapresiasi langkah PFI Bogor yang mengkurasi sekaligus mengarsipkan momen penting secara profesional. Lokasi pameran di Alun-alun Kota Bogor dinilainya sangat tepat karena memberikan akses yang luas bagi masyarakat.

“Kalau di mal mungkin aksesnya berbeda. Tapi kalau di alun-alun, semua warga bisa menikmatinya,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================