
Fitria berharap surat yang telah diserahkan dapat menjadi perhatian presiden dan jajaran pemerintah.
“Kami bukan pelengkap dalam dunia pendidikan. Kami juga ingin hidup layak,” tegasnya.
Dalam kesempatan sama, Presiden Prabowo menyaksikan langsung prosesi akad massal sebagai bagian dari program penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kepala negara turut menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Maruarar Sirait menyampaikan, anggaran sektor perumahan akan ditingkatkan secara signifikan pada tahun depan.
“Tahun depan, anggaran naik 100 persen. Ini harus dibarengi dengan tanggung jawab dan penyerapan yang akuntabel,” ujarnya.
Maruarar menambahkan, pemerintah menargetkan renovasi 400.000 rumah pada tahun depan, meningkat tajam dari 45.000 unit pada tahun ini. Pemerintah juga akan mendorong kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem perumahan nasional. (CR4)
Editor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















