Pemkab Bogor Instruksikan DLH Kelola Sampah Dapur MBG Pascakeracunan Massal di Jabar

DLH
Sejumlah siswa sekolah menikmati menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Pemkab Bogor menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup untuk proaktif mengelola sampah dapur SPPG guna mencegah masalah baru pascakasus keracunan massal di Jawa Barat. Foto : Rifki Ramadhan/Bogor Today.

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk proaktif menangani pengelolaan sampah di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil menyusul kasus keracunan massal yang terjadi di Jawa Barat dan ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, instruksi tersebut bertujuan mencegah munculnya masalah baru dari program MBG, khususnya terkait pengelolaan limbah dapur.

BACA JUGA :  Warkop Rasa Coffee Shop Hadir di Dramaga, Menu Mulai Rp 5.000

“Bupati menginstruksikan kepada DLH untuk lebih proaktif membantu penanganan sampah dapur,” kata Ajat di Bogor, Senin (29/9/2025).

Ajat menjelaskan, Pemkab Bogor tidak dapat melakukan intervensi lebih jauh terhadap program MBG karena merupakan program nasional. Peran pemkab saat ini hanya membantu sesuai tugas pokok dan fungsinya, salah satunya dalam pengelolaan sampah agar tidak mencemari lingkungan.

“Kita bantu intervensi ke sana, khawatir sampah tidak terkelola kemudian mencemari lingkungan. Ini menjadi bahan evaluasi,” jelasnya.

BACA JUGA :  Oppo dan Vivo Dikabarkan Siapkan Kamera Vlogging Premium, Siap Tantang Dominasi DJI

Terkait standar gizi, Ajat menegaskan program MBG yang merupakan program unggulan Presiden RI telah memiliki ahli gizi khusus di setiap dapur SPPG.

“Di Badan Gizi Nasional (BGN) ada, di dapur ahli gizinya ada, semuanya lengkap,” ujarnya.

Meski kasus keracunan massal terjadi di Jawa Barat, Ajat menyatakan pihaknya belum menerima laporan kejadian serupa di Kabupaten Bogor.

“Tidak ada laporan. Sejauh ini program berjalan baik,” tutupnya.

 

Meta Description (SEO):

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================