Prabowo Panggil Kepala BGN Buntut Kasus Keracunan Menu Bergizi Gratis

Dadan juga melaporkan adanya kejadian luar biasa (KLB) keracunan sepanjang pelaksanaan program.

Pada periode 6 Januari–31 Juli 2025, terdapat 24 kasus dari 2.391 SPPG. Angka itu bertambah pada 1 Agustus–27 September 2025, di mana 7.244 SPPG mencatat 47 kasus keracunan.

“Data menunjukkan bahwa kasus banyak dialami oleh SPPG yang baru beroperasi karena SDM masih membutuhkan jam terbang,” ujarnya.

Selain keterbatasan pengalaman SDM, Dadan menyebut kualitas bahan baku dan kondisi air turut menjadi pemicu insiden. Ia juga menyinggung adanya pelanggaran prosedur operasi standar (SOP) di dapur MBG.

BACA JUGA :  Warga Malasari Sumringah, Puncak HJB ke-544 Dongkrak Perekonomian

Instruksi Prabowo

Menanggapi laporan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan rasa keprihatinannya sekaligus memberikan instruksi tegas, di antaranya:

  1. Peningkatan Tata Kelola
    Prabowo meminta tata kelola SPPG diperketat untuk mencegah insiden serupa terulang.
  2. Koki Terlatih dan Alat Rapid Test
    Setiap SPPG harus memiliki koki terlatih dan dapur MBG wajib dilengkapi alat rapid test guna memeriksa kualitas makanan.
  3. Jaminan Sterilisasi
    Prabowo menginstruksikan agar seluruh SPPG memiliki alat sterilisasi food tray serta memasang filter air untuk memastikan air yang digunakan aman.
  4. Pemasangan CCTV
    Presiden juga meminta pemasangan CCTV yang terhubung langsung ke pusat untuk memperkuat pengawasan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap program MBG.
BACA JUGA :  Kejagung Geledah Kantor BGN, Pemerintah Minta Publik Hormati Proses Hukum

Dengan langkah ini, pemerintah berharap program pemenuhan gizi nasional dapat berjalan lebih aman, terpercaya, dan bermanfaat bagi jutaan penerima.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================