
Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penguatan kemitraan strategis Indonesia–Pakistan.
Menurutnya, saat ini sudah ada 150 tentara Indonesia yang menjalani pelatihan di Pakistan, dan akan menyusul 150 personel berikutnya. Selain itu, kunjungan Menteri Pertahanan RI beserta 61 delegasi ke Pakistan juga telah mematangkan rencana kerja sama pertahanan, termasuk produksi bersama dan manufaktur teknis.
Dubes Pakistan juga membuka peluang kolaborasi di sektor olahraga. Pakistan, yang memproduksi 70 persen bola sepak dunia termasuk untuk Piala Dunia, menawarkan kerja sama penyediaan peralatan olahraga dengan Jawa Barat.
Selain itu, sektor teknologi informasi menjadi potensi kerja sama lainnya. Pakistan dikenal sebagai pengembang perangkat lunak untuk perusahaan global seperti Mercedes dan BMW, serta sistem digital rumah sakit di Amerika, Australia, dan Inggris.
“Kerja sama di sektor teknologi informasi penting dilakukan. Software yang digunakan perusahaan otomotif besar hingga rumah sakit internasional banyak dikembangkan di Pakistan,” jelasnya.
Pertemuan di Gedung Sate berlangsung hangat dan penuh semangat. Pemdaprov Jabar berharap kunjungan Dubes Pakistan ini membuka babak baru hubungan kerja sama yang semakin erat, membawa manfaat langsung bagi masyarakat, serta memperkuat solidaritas antarbangsa.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















