
Dari penggeledahan, polisi menemukan kartu identitas pers palsu. Berdasarkan penyelidikan, Samsuri diduga merupakan bagian dari sindikat pencopetan yang kerap beraksi di acara publik dengan modus serupa.
“ID itu dibuat untuk memudahkan pelaku masuk ke acara pejabat, mulai dari bupati, gubernur, hingga presiden. Pada hari biasa mereka juga beraksi di mal, Car Free Day, dan konser,” kata Edison.
Selain Samsuri, polisi menduga terdapat empat pelaku lain yang masih buron. Kelompok ini disebut beraksi berpasangan, baik laki-laki maupun perempuan.
“Total ada lima orang dalam kelompok ini. Mereka biasa berkumpul di titik keramaian untuk beraksi bersama,” tambah Edison.
Samsuri saat ini ditahan di Polsek Cileungsi. Polisi masih memburu rekan-rekannya serta mengimbau masyarakat lebih waspada saat menghadiri acara publik. (CR4)
Editor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















