
FMBB mengaku telah mengumpulkan berbagai laporan serta bukti dugaan pelanggaran yang dilakukan kades. Dokumen tersebut siap diserahkan kepada pihak berwenang.
Terkait tuduhan aksi damai warga sebagai bentuk intimidasi, Fauzi menyebutnya sebagai fitnah serius yang merugikan citra gerakan masyarakat. FMBB bersama tim hukum tengah menyiapkan langkah perdata maupun pidana terhadap pihak yang menyebarkan tuduhan tersebut.
“Forum ini berkomitmen menjaga demokrasi di tingkat desa dan memastikan aspirasi warga tidak diabaikan. Mengabaikan suara rakyat berarti melanggar prinsip dasar demokrasi,” tegas Fauzi. (CR4)
Editor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















