
BOGORTODAY.COM – Forum Masyarakat Bojongkulur Bersatu (FMBB) membantah tudingan adanya intimidasi maupun kepentingan tertentu di balik rekomendasi penonaktifan Kades Bojongkulur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Mereka menegaskan, tuntutan tersebut murni berangkat dari keresahan warga atas dugaan berbagai pelanggaran di tingkat desa.
Ketua FMBB Fauzi menyampaikan, aspirasi masyarakat tidak bisa diputarbalikkan dengan tuduhan menyesatkan.
“Apa yang kami suarakan adalah bentuk kegelisahan warga yang nyata,” ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (1/10/2024).
Ia juga membantah anggapan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bertindak di bawah tekanan dalam mengeluarkan rekomendasi pemberhentian kepala desa. Menurutnya, BPD hanya menjalankan tugas sesuai kewenangan dan aturan perundang-undangan.
Editor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















