Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Cermati Rencana OPEC+ dan Stok AS

BOGORTODAY.COM Harga minyak mentah dunia terpantau stabil pada awal perdagangan Rabu (1/10/2025), setelah sebelumnya mengalami penurunan tajam selama dua hari berturut-turut.

Investor kini menanti kepastian rencana OPEC+ terkait kemungkinan peningkatan produksi pada bulan depan, serta mencermati laporan terbaru mengenai penurunan stok minyak mentah Amerika Serikat (AS).

Pergerakan Harga Minyak

Mengutip Reuters, kontrak berjangka Brent untuk pengiriman Desember naik tipis sebesar 12 sen menjadi US$66,15 per barel. Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) juga menguat 12 sen ke level US$62,49 per barel.

Sebelumnya, harga minyak dunia jatuh lebih dari 3 persen pada Senin (29/9/2025) — penurunan harian terbesar sejak 1 Agustus. Tekanan berlanjut pada Selasa (30/9/2025) dengan tambahan penurunan sekitar 1,5 persen.

BACA JUGA :  Ini 20 Negara Paling Makmur di Dunia Tahun 2026, Singapura Pimpin Asia

Faktor Stok Minyak AS

Sentimen negatif sedikit tertahan setelah laporan menyebut adanya penurunan stok minyak mentah AS. Menurut perkiraan American Petroleum Institute (API), stok minyak mentah turun 3,67 juta barel pada pekan yang berakhir 26 September.

Namun, di sisi lain, persediaan bensin naik 1,3 juta barel dan stok distilat bertambah 3 juta barel, yang menandakan permintaan bahan bakar belum pulih signifikan.

Prospek Produksi OPEC+

Dari sisi pasokan global, sejumlah sumber internal menyebut OPEC+ kemungkinan akan menyetujui peningkatan produksi hingga 500 ribu barel per hari (bph) pada November, atau tiga kali lipat dibanding kenaikan bulan Oktober.

BACA JUGA :  Car Free Night Istimewa Akan Hadirkan Suasana Malam Penuh Warna

Sumber lain menyebutkan perkiraan kenaikan produksi berada pada kisaran 274 ribu hingga 411 ribu bph.

Namun, melalui unggahan resmi di platform X, OPEC membantah kabar media yang menyebut kelompok produsen itu akan menaikkan produksi setinggi 500 ribu bph.

Pasar Bergerak Hati-Hati

Dengan adanya potensi pasokan tambahan dari OPEC+ dan tren penurunan stok minyak mentah di AS, pasar global kini bergerak lebih hati-hati. Investor masih menimbang keseimbangan antara peningkatan suplai dan tanda-tanda permintaan yang belum pulih penuh.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================