
BOGORTODAY.COM – Upaya pencarian terhadap Muhamad Pahrudin (20), pemuda asal Kampung Cimaja, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, yang hilang setelah terpeleset ke Sungai Cikaniki, masih terus dilakukan. Hingga memasuki hari ke-4, Rabu (1/10/2025), tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban.
Staf Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan melalui beberapa metode.
“SRU 1 melakukan penyusuran dari Jembatan Antam ke titik 0 melalui ESAR sejauh 1,5 kilometer dengan visual darat. SRU 2 melakukan penyusuran dari Jembatan Antam ke Jembatan Budin sepanjang kurang lebih 2,4 kilometer, ” kata Staf Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Jalaluddin, kepada Bogortoday, Rabu (1/10/2025) malam.
“Sementara SRU 3 menyisir aliran dari Jembatan Leuwi Buluh hingga Bendungan Lukut menggunakan dua unit perahu karet dengan jarak tempuh sekitar 10 kilometer,” terangnya.
Jalaluddin menjelaskan, selain penyisiran darat dan rafting, pencarian juga dibantu penggunaan drone untuk menjangkau titik-titik sulit yang tidak dapat divisualkan secara langsung. Namun, penggunaan drone baru akan dioptimalkan pada hari berikutnya.
Sebelumnya diberitakan, korban Muhamad Pahrudin dilaporkan hilang pada Minggu (28/9/2025) sekitar pukul 09.30 WIB. Kejadian bermula ketika korban sedang mencari rumput untuk pakan kambing. Saat hendak menyeberangi jembatan di atas Sungai Cikaniki, ia diduga terpeleset dan terjatuh ke kawasan Leuwi Tikoro.
Bagi HalamanEditor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














