Penutupan Pemerintahan AS Mengancam, 750 Ribu Pegawai Terancam Dirumahkan

Penutupan pemerintahan akan terjadi bila RUU Pendanaan Pemerintah tidak segera disetujui oleh Kongres. Saat ini, negosiasi terhambat oleh tarik ulur kepentingan dua partai besar.

  • Partai Demokrat bersikeras agar setiap resolusi pendanaan jangka pendek mencakup perpanjangan kredit pajak Undang-Undang Perawatan Terjangkau (Affordable Care Act/ACA) yang telah ditingkatkan. Kebijakan ini dinilai penting untuk meringankan biaya premi asuransi kesehatan bagi jutaan warga AS.
  • Partai Republik, yang menjadi mayoritas pengusung pemerintah, menolak keras usulan tersebut. Mereka menilai perpanjangan ACA akan semakin membebani anggaran dan memperbesar intervensi pemerintah dalam sektor kesehatan.
BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

Dampak Penutupan

Penutupan pemerintahan AS biasanya berdampak luas, mulai dari penghentian layanan publik non-esensial, penutupan taman nasional, hingga penundaan pembayaran gaji pegawai federal.

Di sisi lain, layanan esensial seperti keamanan nasional dan penegakan hukum akan tetap berjalan, meski dengan keterbatasan operasional.

BACA JUGA :  Kenali Tanda-Tanda Atap Rumah Bocor Tanpa Harus Naik ke Atas

Kebuntuan ini menambah ketidakpastian ekonomi di AS, terutama karena terjadi di tengah perlambatan global dan meningkatnya kebutuhan pembiayaan domestik.

Para analis memperingatkan, semakin lama penutupan berlangsung, semakin besar pula risiko terganggunya stabilitas fiskal dan pelayanan publik.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================