Angkatan Laut Israel Cegat Armada Global Sumud Flotilla Pembawa Bantuan ke Gaza

Rima Hassan, anggota Parlemen Eropa keturunan Prancis-Palestina yang ikut dalam misi, menyebut ratusan orang ditangkap secara ilegal dan ditahan sewenang-wenang oleh Israel. “Ratusan orang dengan hati nurani telah diculik,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Global Sumud Flotilla menegaskan bahwa kapal mereka tidak melanggar hukum internasional.

Mereka mengecam tindakan Israel sebagai “pembajakan” dan menyebut blokade Israel terhadap Gaza sebagai ilegal.

“Yang ilegal adalah genosida Israel, blokade ilegal Israel terhadap Gaza, dan penggunaan kelaparan sebagai senjata,” bunyi pernyataan kelompok tersebut.

BACA JUGA :  Rusia Pertimbangkan Bebas Visa untuk WNI, Peluang Baru bagi Wisatawan Indonesia

Reaksi dan Kecaman

Hamas mengutuk intersepsi kapal bantuan tersebut, menyebutnya sebagai “kejahatan pembajakan dan terorisme maritim di perairan internasional”.

Sementara itu, pemerintah Spanyol dan Italia, yang sempat mengerahkan kapal pengawal untuk mengawal armada tersebut, sebelumnya telah mendesak agar mereka berhenti sebelum memasuki zona eksklusif Israel di lepas pantai Gaza.

Kedua negara memperingatkan bahwa armada tidak akan bisa melewati batas wilayah yang dikontrol militer Israel.

Latar Belakang

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Pemkab Atur Kawasan Perburuan Hewan

Blokade Israel terhadap Gaza telah berlangsung lebih dari satu dekade, diperketat sejak perang terbaru pecah.

PBB menyebut situasi kemanusiaan di wilayah tersebut berada pada tingkat darurat, dengan kelaparan menyebar di berbagai wilayah Gaza.

Upaya flotilla internasional untuk menembus blokade bukan kali ini saja terjadi. Namun, intersepsi terhadap Global Sumud Flotilla menjadi salah satu operasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menyoroti eskalasi krisis kemanusiaan di Palestina.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================