Jangan Tinggalkan Masker, Studi Ungkap Polusi Udara Picu Demensia

Masker
Ilustrasi Polusi Udara. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Meskipun pandemi Covid-19 sudah mereda, kebiasaan memakai masker sebaiknya tidak ditinggalkan begitu saja.

Studi terbaru menunjukkan bahwa polusi udara, khususnya partikel halus PM2,5, berkaitan erat dengan peningkatan risiko demensia.

“Tidak seperti faktor usia atau genetika, polusi udara adalah sesuatu yang bisa kita kendalikan,” ujar Xiaobo Mao, ahli saraf di Johns Hopkins University dan peneliti utama studi tersebut, dikutip dari The Guardian.

BACA JUGA :  HJB Run 2026 Meriah! 200 Pelari Warnai Peresmian JPO Tegar Beriman di Kabupaten Bogor

Polusi Udara dan Risiko Demensia

Penelitian ini menganalisis rekam medis 56,5 juta pasien Medicare di Amerika Serikat dalam periode 2000–2014.

Dari data tersebut, peneliti memperkirakan paparan jangka panjang pasien terhadap polusi PM2,5, partikel halus yang berukuran sangat kecil hingga bisa masuk ke paru-paru, aliran darah, bahkan otak.

BACA JUGA :  Jalur Cepat Tegar Beriman Ditutup Malam Ini, Warga Diminta Cari Rute Alternatif

Hasilnya menunjukkan bahwa paparan jangka panjang PM2,5 meningkatkan risiko Lewy Body Dementia (LBD), jenis demensia kedua paling umum setelah Alzheimer.

LBD dipicu oleh penumpukan protein alpha-synuclein. Protein ini normalnya berfungsi penting bagi otak, namun jika menggumpal membentuk Lewy body, dapat merusak sel-sel saraf dan memicu penyakit neurodegeneratif.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================