Puluhan Batu Candi dan Arca Siwa Ditemukan di Proyek Wisata Setiti Watu Kali Klaten

Batu Arca
Puluhan Batu Candi dan Arca Siwa Ditemukan di Proyek Wisata Setiti Watu Kali Klaten. (Foto: detikcom)

BOGORTODAY.COM – Penemuan puluhan batu candi kembali terjadi di Kabupaten Klaten. Kali ini, sekitar 60 batu komponen candi dan sebuah arca yang diduga berwujud dewa Siwa ditemukan di lokasi pembangunan arena kuliner dan camping Setiti Watu Kali di Dusun Sendang, Desa Jagalan, Klaten.

Lokasi penemuan berada di tepi Sungai Jagalan, hanya sekitar 150 meter dari kompleks Candi Karangnongko. Berbeda posisi, Candi Karangnongko terletak di barat sungai, sedikit ke arah utara, sedangkan batuan yang baru ditemukan berada di sisi timur sungai.

Batuan Candi Beragam Bentuk

Beberapa batu sudah ditata rapi oleh pemilik lahan sekaligus penemu, Tri Laksono (44). Bentuknya beragam, mulai dari batu persegi panjang bertakik, lumpang, ujung makara, batu bermotif sulur bunga, hingga potongan lingkaran.

Ada juga satu batu lempeng besar bertuliskan cat putih “F 757” yang menandakan kemungkinan lokasi tersebut pernah tercatat dalam pendataan pemerintah sebelumnya.

Dari sekitar 60 batu yang ditemukan, hanya sekitar 10 yang memiliki pahatan jelas. Salah satunya berupa relief sosok dewa yang diduga Siwa atau Wisnu.

BACA JUGA :  Resep Bolu Tape Lembut dan Harum, Cocok untuk Teman Minum Teh

Sosok tersebut digambarkan duduk bersila dengan dua tangan depan menghadap ke bawah, sedangkan dua tangan belakang terangkat seolah memegang sesuatu. Meski bagian wajah sudah rusak, tubuh batu andesit berukuran 60 x 40 cm itu masih terlihat cukup utuh.

Berawal dari Persiapan Lahan Parkir

Tri Laksono mengungkapkan, penemuan batu-batu candi ini terjadi secara tidak sengaja saat dirinya tengah menyiapkan lahan parkir untuk kawasan wisata yang sedang ia bangun.

“Saya sedang membuat warung, nanti dilengkapi wahana air, tubing sampai camping. Waktu bersih-bersih pohon ternyata banyak tumpukan batu candi. Katanya warga juga sering menemukannya, tapi tidak ada yang berani menyimpan. Jadi kami kumpulkan di sini,” jelas Tri, Senin (6/10/2025).

Ia menambahkan, saat ini sekitar 60 batu sudah terkumpul, sementara sebagian lainnya masih berserakan di sungai, pekarangan, hingga tepi jalan.

BACA JUGA :  Peringati HJB 544, Pengcab IMI Kabupaten Bogor Ajak Ratusan Peserta Telusuri Jejak Ipik Gandamana

Ditindaklanjuti Dinas Cagar Budaya

Menanggapi penemuan ini, tim dari Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Klaten langsung melakukan pengecekan di lokasi.

“Ada sekitar 60 item batu komponen candi, termasuk yang berbentuk relief menyerupai arca. Diduga itu arca dewa Siwa,” kata Wiyan Ari Tanjung, Analis Cagar Budaya dan Koleksi Museum Disbudporapar Klaten.

Menurut Tanjung, langkah selanjutnya adalah pendataan dan registrasi resmi untuk memastikan asal-usul dan keterkaitan batu-batu tersebut dengan kompleks Candi Karangnongko.

Jejak Peradaban Kuno di Klaten

Penemuan ini kembali menegaskan bahwa kawasan Klaten merupakan salah satu wilayah kaya peninggalan arkeologi masa klasik Hindu-Buddha.

Candi Karangnongko sendiri selama ini diyakini sebagai salah satu situs penting dari masa Mataram Kuno.

Dengan adanya temuan baru ini, diharapkan proses penelitian lebih lanjut dapat membuka tabir sejarah dan peradaban masa lampau di sekitar Sungai Jagalan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================