
BOGORTODAY.COM – Kopi dan susu selalu menjadi pasangan sempurna di dunia kafein. Dari yang creamy hingga yang bold, racikan milk-based coffee hadir dengan karakter unik yang memanjakan lidah banyak orang.
Tak heran jika menu seperti latte, cappuccino, dan macchiato menjadi langganan di hampir setiap coffee shop. Meski sekilas mirip, setiap jenis racikan punya proporsi susu, espresso, dan foam yang berbeda.
Perbedaan kecil ini justru membuat cita rasa dan tekstur tiap minuman terasa istimewa. Bagi pencinta kopi, memahami racikan milk-based dapat membuat pengalaman menikmati kopi jadi lebih dalam.
Berikut lima racikan kopi susu yang paling populer di kafe:
- Steamed Milk
Sebelum mengenal berbagai jenis kopi susu, penting memahami dulu apa itu steamed milk. Istilah ini merujuk pada susu yang dipanaskan menggunakan uap (steam wand) pada mesin espresso hingga mencapai suhu sekitar 60–70°C.
Proses steaming bukan sekadar memanaskan susu, tetapi juga menciptakan microfoam — gelembung kecil yang membuat permukaan susu halus dan mengilap. Microfoam membantu menyeimbangkan rasa pahit espresso dengan kelembutan susu.
Kualitas steamed milk sangat menentukan rasa kopi. Susu yang terlalu panas bisa kehilangan rasa manis alaminya, sedangkan susu yang kurang panas membuat rasa kopi terasa hambar.
- Latte
Latte adalah salah satu varian milk-based coffee paling populer di dunia. Terbuat dari 1 shot espresso, steamed milk yang lembut, dan lapisan tipis foam di atasnya, latte memiliki rasa ringan dan creamy.
Minuman ini cocok untuk pemula atau mereka yang tidak terlalu suka rasa pahit kopi. Rasio umumnya adalah 1 bagian espresso berbanding 3–5 bagian susu, menghasilkan keseimbangan sempurna antara aroma kopi dan rasa manis alami susu.
Latte juga punya banyak variasi, seperti vanilla latte, caramel latte, dan Spanish latte. Perbedaannya hanya pada perasa tambahan—sirup vanila, karamel, atau susu kental manis.
- Cappuccino
Untuk penikmat kopi yang ingin rasa lebih kuat namun tetap creamy, cappuccino bisa jadi pilihan. Komposisinya terdiri dari 1/3 espresso, 1/3 steamed milk, dan 1/3 milk foam.
Lapisan foam tebal pada cappuccino memberikan pengalaman minum yang khas: busa lembut menyentuh lidah terlebih dahulu sebelum rasa espresso menyeruak. Beberapa barista menambahkan bubuk cokelat atau kayu manis di atas foam untuk aroma tambahan.
Ada pula variasi dry cappuccino (lebih banyak foam) dan wet cappuccino (lebih banyak susu).
- Macchiato
Bagi pencinta kopi dengan karakter lebih pekat, macchiato adalah pilihan ideal. Dalam bahasa Italia, macchiato berarti “berbintik” atau “bercorak.”
Minuman ini terdiri dari espresso yang diberi sedikit susu di atasnya—lebih sedikit dibanding latte atau cappuccino. Ada dua jenis utama:
- Espresso macchiato → espresso dengan sedikit foam susu.
- Latte macchiato → susu panas dengan sedikit espresso di atasnya.
Keduanya menawarkan sensasi berbeda: espresso macchiato lebih pahit, sedangkan latte macchiato lebih lembut.
- Magic
Satu lagi racikan yang mulai populer adalah Magic, berasal dari Melbourne, Australia. Disebut magic karena perpaduannya yang seimbang antara kekuatan espresso dan kelembutan susu.
Magic dibuat dengan double ristretto (espresso dengan rasio 1:1) dan steamed milk ber-microfoam tipis, disajikan dalam cangkir kecil sekitar 150 ml. Rasanya lebih kuat dari flat white, tetapi tetap creamy dan halus.
Banyak pencinta kopi menyebut magic sebagai versi sempurna dari cappuccino dan flat white—kopinya tetap menonjol tanpa kehilangan kelembutan susu.
Setiap racikan kopi susu punya ciri khas tersendiri—dari yang ringan dan manis hingga yang bold dan intens. Mengetahui perbedaan tiap jenisnya bukan hanya membantu memilih minuman yang sesuai selera, tetapi juga memperkaya pengalaman menikmati kopi di kafe.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















