
“Saya perkirakan dia paling bisa serap Rp 10 triliun sampai akhir tahun,” ujar Purbaya dalam acara Investor Daily Summit di JICC Senayan, Jakarta, Kamis malam (9/10/2025).
Purbaya pun menyampaikan bahwa pemerintah berencana menarik kembali Rp 15 triliun dana yang tidak terserap dari BTN untuk dialihkan ke bank lain yang lebih siap menyalurkan pembiayaan.
“Saya akan pindahkan Rp 15 triliun ke bank yang lain, kecuali besok dia menghadap saya, dia bilang dia sanggup,” tambahnya.
BSI Mulai Tunjukkan Progres
Sementara itu, Bank Syariah Indonesia (BSI) juga menunjukkan perkembangan positif dengan penyerapan mencapai 55,5%.
Pemerintah menilai langkah ini sebagai sinyal baik bagi ekspansi perbankan syariah nasional, meski tetap mendorong agar penyaluran dana ke sektor produktif bisa lebih cepat.
Dorongan untuk Akselerasi Kredit
Pemerintah berharap suntikan dana sebesar Rp 200 triliun ini mampu mempercepat pemulihan ekonomi nasional melalui peningkatan penyaluran kredit, terutama kepada sektor-sektor produktif seperti UMKM, infrastruktur, dan pembiayaan perumahan.
Dengan masih adanya disparitas tingkat penyerapan antarbank, Kementerian Keuangan akan terus memantau kinerja masing-masing lembaga keuangan agar pemanfaatan dana publik berjalan efisien, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi perekonomian.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















