6 Jenis Makanan di Supermarket yang Sebaiknya Tidak Dibeli, Kata Pakar

Menurut Bruce Ferree, konsultan keamanan pangan dari Insight Food Safety Consulting, suhu ideal untuk makanan beku adalah mendekati 0°F (-17°C), sementara makanan dingin sebaiknya di bawah 40°F (4,4°C). Bila freezer terlalu penuh, makanan bisa mencair sebagian dan kualitasnya menurun.

  1. Makanan Kalengan yang Penyok

Kaleng yang penyok ringan mungkin masih aman, tetapi jika penyok besar atau terjadi di area sambungan, sebaiknya jangan dibeli.

“Penyok pada jahitan kaleng dapat membahayakan keamanan makanan,” ujar Twigge.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Kaleng dengan tepi tajam juga bisa menjadi tanda kerusakan serius yang memungkinkan bakteri berbahaya seperti Clostridium botulinum masuk ke dalam makanan.

  1. Makanan Matang yang Tidak Panas

Banyak supermarket menyediakan makanan matang siap santap, seperti nasi kotak atau lauk hangat. Namun, pastikan makanan tersebut benar-benar disimpan pada suhu yang tepat.

Makanan yang tidak disimpan panas bisa menjadi sumber umum penyakit bawaan makanan,” kata Twigge.

BACA JUGA :  Veda Ega Start dari Posisi ke-13 di Moto3 Italia 2026, Optimistis Raih Hasil Maksimal

Sebaiknya datang ke supermarket lebih awal agar bisa mendapatkan makanan yang masih segar dan baru disajikan.

Belanja di supermarket memang praktis, tetapi tetap perlu kehati-hatian. Selalu periksa kondisi fisik, aroma, dan penyimpanan makanan sebelum membelinya.

Dengan begitu, kamu bisa menikmati makanan yang bukan hanya enak, tapi juga aman dan sehat.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================