Desa Tahan Rekomendasi Perpanjangan HGB PT RV, Warga Minta 1,2 Hektare untuk Fasilitas Umum

“Kalau lahan itu tidak dimanfaatkan, lebih baik dipakai masyarakat. Saya tidak menolak investasi, tapi kepentingan warga juga harus diperhatikan,” tegasnya.

Hingga saat ini, sudah dilakukan lebih dari tiga kali mediasi antara pemerintah desa, warga, dan pihak perusahaan. Mediasi terakhir berlangsung pada 30 Juli 2025, yang juga dihadiri pimpinan perusahaan.

BACA JUGA :  Kanker Payudara pada Pria: Jarang, tapi Nyata dan Sama Berbahayanya

“Dalam audiensi terakhir itu, pimpinan perusahaan bernama Pak Ica secara tegas menyatakan tidak akan memberikan satu meter pun lahan kepada masyarakat. Ini yang membuat warga marah,” ungkapnya.

Sony berharap Pemkab Bogor dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) segera turun tangan untuk meninjau kembali status lahan eks-HGB tersebut.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Ajak Penggiat Lingkungan Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kabupaten Hijau Berkelanjutan

“Saya hanya ingin mencari solusi yang adil. Jangan sampai masyarakat merasa diabaikan. Kami butuh bantuan Pemda dan BPN agar persoalan ini bisa segera diselesaikan,” tutupnya. (CR4)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Wartawan : Andriawan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================