Dibayar Miliaran per Bulan, Patrick Kluivert Gagal di Timnas Indonesia?

Bahkan, sejumlah media luar negeri menyebut angka yang lebih tinggi.
Media olahraga Turki melaporkan bahwa Kluivert mendapat kompensasi sebesar Rp2,3 miliar per bulan terkait sengketa dengan klub Adana Demirspor, tempat ia melatih sebelum datang ke Indonesia.

Klub tersebut disebut belum membayar utang sebesar 142 ribu euro kepada sang pelatih dan dijatuhi sanksi larangan transfer tiga periode oleh FIFA.

Besaran gaji dan ekspektasi tinggi inilah yang membuat banyak pihak kini menuntut hasil konkret.

BACA JUGA :  Menata Asam Sari Resmi Hadir, Hadirkan Inovasi Saus Asam Jawa untuk Kuliner Indonesia

Sayangnya, performa Timnas Indonesia di bawah asuhan Kluivert justru menunjukkan tren menurun.

Nasib di Tangan PSSI

Dengan gagalnya Indonesia menembus fase berikutnya di kualifikasi, masa depan Kluivert bersama Timnas kini menjadi tanda tanya besar.

Publik menilai PSSI perlu mengambil keputusan tegas apakah akan mempertahankannya atau mengakhiri kontrak lebih cepat.

Bagi sebagian pendukung, kegagalan ini menjadi pelajaran penting bahwa nama besar tidak selalu menjamin keberhasilan di lapangan.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Dorong Budaya Literasi Lewat Out of The Boox 2026

Sementara bagi Kluivert, masa kepelatihannya di Indonesia bisa jadi menjadi ujian terberat dalam kariernya sebagai pelatih.

Apakah kamu ingin saya lanjutkan dengan artikel lanjutan tentang reaksi media luar negeri terhadap kegagalan Kluivert di Indonesia (termasuk komentar dari Voetbal Primeur dan pengamat Belanda)?

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================