Jembatan Kaca Seruni Point di Bromo Belum Bisa Dinikmati Wisatawan, Masih Proses Perizinan

“Belum bisa dipastikan kapan (beroperasi),” katanya.

Pemandangan Langsung ke Gunung Bromo

Jembatan kaca Seruni Point dibangun untuk menghubungkan area Seruni Point dengan Shuttle Area, dengan panjang mencapai 120 meter.

Proyek ini dimulai sejak September 2021 dan sempat dijadwalkan untuk diresmikan pada November 2023.

Sebagai daya tarik wisata baru, jembatan ini menggunakan material laminated glass dengan ketebalan total 25,55 mm, yang menawarkan pemandangan spektakuler ke arah Gunung Bromo, Gunung Batok, Gunung Semeru, dan perbukitan sekitarnya.

BACA JUGA :  7 Pulau Terkecil di Dunia yang Menyimpan Pesona Luar Biasa

Salah satu sensasi unik dari jembatan kaca ini adalah lokasinya yang melintang di atas jurang sedalam 80 meter, memberikan pengalaman menantang adrenalin bagi pengunjung yang melintas di atasnya.

Dokumen Resmi Sudah Diserahkan

Sebelumnya, dokumen kepemilikan jembatan kaca tersebut telah resmi diserahkan dari Kementerian Pekerjaan Umum kepada Kementerian Kehutanan, dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) yang digelar di Jakarta pada 7 Oktober 2025.

BACA JUGA :  Mengapa Dajjal Tidak Disebutkan Secara Langsung dalam Al-Qur’an?

Penyerahan dokumen itu disaksikan langsung oleh Dirjen KSDAE Satyawan Pudyatmoko serta Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha.

Dengan rampungnya seluruh aspek fisik dan administrasi kepemilikan, masyarakat kini menunggu tahap akhir berupa izin operasional agar Jembatan Kaca Seruni Point segera dibuka sebagai destinasi wisata baru di kawasan Gunung Bromo.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================