
Sementara itu, Branch Manager BRINS Jakarta 2, David Uluan Pospos, mengatakan, program ini merupakan bentuk dukungan BRI Insurance terhadap pelaku UMKM, khususnya pedagang pasar, agar mereka merasa aman dalam menjalankan usaha.
“Kami ingin para pedagang bisa berjualan dengan tenang. Premi Rp40.000 per tahun ini bisa meng-cover hingga Rp5 juta jika terjadi kerusakan tempat usaha. Ke depan kami akan memperluas ke seluruh 14 pasar yang ada di Kota Bogor,” katanya.
Direktur Utama PPJ, Jenal Abidin, menambahkan bahwa pasar merupakan ruang publik dengan risiko tinggi terhadap bencana, seperti kebakaran atau banjir. Karena itu, asuransi menjadi solusi penting dalam menjaga keberlangsungan usaha para pedagang.
“Pasar adalah tempat yang berisiko tinggi terhadap musibah. Maka dari itu kami berupaya memberi solusi lewat kerja sama ini. Selain kemudahan pembiayaan kios, kami juga ingin seluruh pedagang memiliki perlindungan asuransi,” jelasnya.
Saat ini, PPJ tercatat memiliki sekitar 8.000 pedagang di berbagai pasar. Jenal berharap, melalui bantuan BRINS dan dukungan paguyuban, seluruh pedagang dapat segera ter-cover program asuransi kios ini.
“Kami sudah kumpulkan perwakilan dari lima pasar. Nanti akan disosialisasikan ke seluruh pedagang agar setiap kios memiliki perlindungan asuransi,” pungkasnya.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















