Waspadai Kandungan Merkuri pada Ikan Laut

Ikan-ikan kecil yang memakan alga kemudian menyerap merkuri, dan ikan predator besar yang memakan ikan kecil tersebut akan mengakumulasi kadar merkuri lebih tinggi.

Proses penumpukan ini disebut biomagnifikasi — semakin tinggi posisi ikan dalam rantai makanan, semakin besar pula kadar merkuri di tubuhnya.

Akibatnya, ikan predator besar seperti hiu, marlin, dan tuna besar biasanya memiliki konsentrasi merkuri hingga 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan ikan kecil yang mereka makan.

BACA JUGA :  Telur Ceplok atau Telur Dadar? Ini Penjelasan Gizi di Balik Sorotan Presiden Prabowo pada Program MBG

Dampak Merkuri bagi Kesehatan

Paparan merkuri dalam jumlah kecil sekalipun dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius, terutama pada sistem saraf dan jantung. Sementara paparan dalam jumlah besar bisa berakibat fatal.

Beberapa efek merkuri pada tubuh antara lain:

  1. Gangguan otak seperti penurunan kemampuan motorik halus, memori, dan konsentrasi.
  2. Berpotensi terkait penyakit Alzheimer, Parkinson, autisme, kecemasan, dan depresi.
  3. Tekanan darah tinggi.
  4. Peningkatan risiko serangan jantung serta kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat).
BACA JUGA :  10 Kebiasaan Sehari-hari yang Dapat Memicu Tekanan Darah Tinggi

Batasi Konsumsi Ikan Tertentu

Meski demikian, manfaat ikan bagi kesehatan tetap sangat besar karena kaya akan protein dan asam lemak omega-3.

Untuk mendapatkan manfaatnya tanpa risiko berlebih, pilihlah ikan dengan kadar merkuri rendah dan variasikan jenis ikan yang dikonsumsi.

Membatasi konsumsi ikan bermerkuri tinggi adalah langkah bijak agar tetap sehat tanpa kehilangan manfaat gizi dari laut.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================