
Ikan-ikan kecil yang memakan alga kemudian menyerap merkuri, dan ikan predator besar yang memakan ikan kecil tersebut akan mengakumulasi kadar merkuri lebih tinggi.
Proses penumpukan ini disebut biomagnifikasi — semakin tinggi posisi ikan dalam rantai makanan, semakin besar pula kadar merkuri di tubuhnya.
Akibatnya, ikan predator besar seperti hiu, marlin, dan tuna besar biasanya memiliki konsentrasi merkuri hingga 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan ikan kecil yang mereka makan.
Dampak Merkuri bagi Kesehatan
Paparan merkuri dalam jumlah kecil sekalipun dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius, terutama pada sistem saraf dan jantung. Sementara paparan dalam jumlah besar bisa berakibat fatal.
Beberapa efek merkuri pada tubuh antara lain:
- Gangguan otak seperti penurunan kemampuan motorik halus, memori, dan konsentrasi.
- Berpotensi terkait penyakit Alzheimer, Parkinson, autisme, kecemasan, dan depresi.
- Tekanan darah tinggi.
- Peningkatan risiko serangan jantung serta kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat).
Batasi Konsumsi Ikan Tertentu
Meski demikian, manfaat ikan bagi kesehatan tetap sangat besar karena kaya akan protein dan asam lemak omega-3.
Untuk mendapatkan manfaatnya tanpa risiko berlebih, pilihlah ikan dengan kadar merkuri rendah dan variasikan jenis ikan yang dikonsumsi.
Membatasi konsumsi ikan bermerkuri tinggi adalah langkah bijak agar tetap sehat tanpa kehilangan manfaat gizi dari laut.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















