Waspadai Kandungan Merkuri pada Ikan Laut

Ikan
Ilustrasi Ikan Laut. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Ikan merupakan sumber protein hewani yang menyehatkan, namun tidak semua jenis ikan aman dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Beberapa jenis ikan laut diketahui mengandung merkuri tinggi, sehingga konsumsinya perlu dibatasi agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

Kadar Merkuri dalam Ikan Laut

Kadar merkuri dalam ikan diukur dalam satuan bagian per juta (ppm). Jumlah kandungan merkuri pada ikan dan hasil laut bergantung pada jenis spesies serta tingkat polusi di lingkungannya.

Penelitian yang dilakukan oleh M. M. Storelli dan G. O. Marcotrigiano (2000) yang dimuat dalam National Library of Medicine menyebutkan bahwa ikan berumur panjang dan berukuran besar cenderung memiliki kadar merkuri lebih tinggi.

Saat ini, ikan todak (swordfish) tercatat sebagai ikan dengan kandungan merkuri paling tinggi.

Daftar Ikan dengan Kandungan Merkuri Tinggi

Berdasarkan data Food and Drug Administration (FDA), berikut urutan ikan yang paling tercemar merkuri, dari yang tertinggi hingga terendah (dalam satuan ppm):

  • Ikan todak: 0.995 ppm
  • Ikan hiu: 0.979 ppm
  • Ikan tenggiri (king mackerel): 0.730 ppm
  • Ikan tuna mata besar: 0.689 ppm
  • Ikan marlin: 0.485 ppm
  • Tuna kalengan: 0.128 ppm
  • Ikan kod: 0.111 ppm
  • Whitefish: 0.089 ppm
  • Ikan haring: 0.084 ppm
  • Ikan hake: 0.079 ppm
  • Ikan trout: 0.071 ppm
  • Ikan haddock: 0.055 ppm
  • Ikan whiting: 0.051 ppm
  • Ikan tenggiri Atlantik: 0.050 ppm
  • Ikan pollock: 0.031 ppm
BACA JUGA :  Kota Bogor Sabet Opini WTP Ke-10 dari BPK Jabar

Mengapa Ikan Laut Mengandung Merkuri?

Menurut Healthline, air laut sebenarnya hanya mengandung sedikit metilmerkuri. Namun, tanaman laut seperti alga mampu menyerap zat ini.

Ikan-ikan kecil yang memakan alga kemudian menyerap merkuri, dan ikan predator besar yang memakan ikan kecil tersebut akan mengakumulasi kadar merkuri lebih tinggi.

Proses penumpukan ini disebut biomagnifikasi — semakin tinggi posisi ikan dalam rantai makanan, semakin besar pula kadar merkuri di tubuhnya.

Akibatnya, ikan predator besar seperti hiu, marlin, dan tuna besar biasanya memiliki konsentrasi merkuri hingga 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan ikan kecil yang mereka makan.

BACA JUGA :  Benarkah Sifat Anak Lebih Banyak Turun dari Ibu atau Ayah? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Dampak Merkuri bagi Kesehatan

Paparan merkuri dalam jumlah kecil sekalipun dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius, terutama pada sistem saraf dan jantung. Sementara paparan dalam jumlah besar bisa berakibat fatal.

Beberapa efek merkuri pada tubuh antara lain:

  1. Gangguan otak seperti penurunan kemampuan motorik halus, memori, dan konsentrasi.
  2. Berpotensi terkait penyakit Alzheimer, Parkinson, autisme, kecemasan, dan depresi.
  3. Tekanan darah tinggi.
  4. Peningkatan risiko serangan jantung serta kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat).

Batasi Konsumsi Ikan Tertentu

Meski demikian, manfaat ikan bagi kesehatan tetap sangat besar karena kaya akan protein dan asam lemak omega-3.

Untuk mendapatkan manfaatnya tanpa risiko berlebih, pilihlah ikan dengan kadar merkuri rendah dan variasikan jenis ikan yang dikonsumsi.

Membatasi konsumsi ikan bermerkuri tinggi adalah langkah bijak agar tetap sehat tanpa kehilangan manfaat gizi dari laut.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================