
“Masalahnya bukan tidak diajukan, tapi memang belum ada anggaran. Daerah Jonggol ini kadang dianggap dekat dengan Jakarta, padahal banyak titik yang masih blank spot. Kita sudah usulkan berkali-kali,” ujar Anton.
Ia menambahkan, dukungan dari kepala desa atau pengurus BUMDes sangat penting agar proposal kebutuhan internet murah dapat diajukan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
Anton berharap ke depan pemerintah pusat lebih memperhatikan daerah-daerah penyangga ibu kota seperti Jonggol, yang secara geografis dekat namun masih menghadapi persoalan klasik seperti keterbatasan jaringan internet dan layanan digital.
“Kita akan terus kawal, mudah-mudahan segera ada anggaran. Program internet murah ini penting, apalagi untuk mendukung pendidikan dan UMKM lokal di desa,” pungkasnya. CR4
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















