Gencatan Senjata di Gaza Dilanggar, Enam Warga Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel

Gencatan Senjata
Gencatan Senjata di Gaza Dilanggar, Enam Warga Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel. (Foto: REUTERS)

BOGORTODAY.COM ­– Gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza memasuki hari kelima. Namun, situasi masih jauh dari damai.

Pasukan Israel dilaporkan melepaskan tembakan dan menewaskan sedikitnya enam warga Palestina di Gaza, meski perjanjian gencatan senjata masih berlaku.

Menurut laporan Reuters, Rabu (15/10/2025), militer Israel mengklaim bahwa tembakan tersebut dilepaskan sebagai respons terhadap “ancaman” dari sekelompok orang di Jalur Gaza bagian utara yang disebut mendekati posisi pasukan mereka.

Israel menuding kelompok itu telah melanggar batas wilayah yang disepakati dalam kesepakatan gencatan senjata yang ditandatangani pekan lalu.

BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

Dalih Militer Israel

Dalam pernyataannya, militer Israel menyebut tindakan mereka merupakan bentuk pertahanan diri karena adanya ancaman langsung dari kelompok warga yang mendekat.
Namun, otoritas kesehatan Gaza melaporkan fakta berbeda: enam warga Palestina tewas dalam dua insiden terpisah akibat serangan Israel pada Selasa (14/10/2025) waktu setempat.

Laporan menyebutkan, lima orang tewas setelah drone Israel menyerang sekelompok warga yang tengah memeriksa rumah-rumah di pinggiran timur Kota Gaza.

Serangan lain di Khan Younis, Gaza bagian selatan, menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya.

BACA JUGA :  Ingin Berat Badan Turun? Coba Terapkan 5 Kebiasaan Pagi Ini Secara Rutin

Kelompok Hamas menuduh Israel secara terang-terangan melanggar kesepakatan gencatan senjata yang telah berlaku sejak Jumat (10/10/2025).

“Pasukan Israel menembaki warga sipil yang tidak bersenjata di wilayah yang telah disepakati sebagai zona aman,” demikian pernyataan juru bicara Hamas.

Sementara itu, militer Israel berdalih bahwa orang-orang yang tertembak telah melintasi garis demarkasi gencatan senjata dan menolak seruan untuk mundur.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================