
Ancang-ancang Gencatan Senjata Tahap Kedua
Di tengah ketegangan ini, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerukan agar Hamas segera menyerahkan jenazah para sandera yang masih ditahan di Gaza.
“Semua dua puluh sandera telah kembali dan rasanya sebaik yang diharapkan. Namun pekerjaan BELUM SELESAI,” tulis Trump di platform Truth Social.
“Yang tewas belum dikembalikan, seperti yang dijanjikan. Fase Kedua dimulai SEKARANG JUGA!” lanjutnya.
Pernyataan itu muncul hanya beberapa jam setelah Trump kembali dari kunjungan singkat ke Israel dan Mesir, di mana ia menandatangani deklarasi bersama para pemimpin regional untuk memperkuat gencatan senjata Gaza.
Seorang pejabat senior Hamas mengatakan, kelompok itu akan menyerahkan empat hingga enam jenazah sandera Israel pada Selasa malam (waktu Gaza), sebagai bagian dari kesepakatan yang telah disetujui.
“Kami sudah memberi tahu para mediator bahwa kami akan menyerahkan empat hingga enam jenazah tawanan Israel malam ini,” ujar pejabat tersebut, yang enggan disebut namanya.
Hamas sebelumnya juga telah menyerahkan empat jenazah pada Senin lalu, dan masih menahan 24 jenazah lainnya yang dijadwalkan dikembalikan secara bertahap sesuai kesepakatan.
Gaza Masih Berduka
Meski ada harapan untuk perdamaian, penderitaan warga Gaza belum berakhir. Rumah sakit setempat melaporkan telah menerima jenazah 45 warga Palestina yang dikembalikan oleh Israel dalam rangkaian kesepakatan penghentian perang.
Dengan tewasnya enam warga Palestina di tengah gencatan senjata, situasi di Gaza kembali memanas.
Upaya diplomasi yang dimediasi oleh berbagai negara kini menghadapi tantangan besar untuk memastikan bahwa perdamaian tidak hanya tertulis di atas kertas, tetapi juga benar-benar terwujud di lapangan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















