
Teuku menjelaskan, berbagai komoditas seperti beras, telur, hingga minyak goreng disediakan dengan harga terjangkau sebagai bentuk pemenuhan gizi masyarakat.
“Gerakan pangan murah ini bukan hanya agar masyarakat mudah menjangkau lokasi, tetapi juga karena harganya yang terjangkau. Ini bagian dari wujud ketahanan pangan untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional,” katanya.
Lebih lanjut, Teuku menegaskan bahwa GPM tidak hanya dilaksanakan satu hari saja, melainkan akan terus berlangsung hingga Desember 2025.
“GPM ini berangsur-angsur akan terus dilakukan sampai akhir tahun. Kebutuhan masyarakat semakin tinggi, dan melalui kegiatan ini kita ingin memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pangan yang layak dan terjangkau,” pungkasnya.
Editor : Aditya Nugraha
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















