
BOGORTODAY.COM – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor menanggapi kenaikan harga sejumlah bahan pokok seperti daging ayam potong, cabai, dan telur ayam negeri yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Kepala DKP Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menjelaskan bahwa lonjakan harga tersebut salah satunya dipicu oleh meningkatnya kebutuhan pangan akibat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini mulai berjalan di sejumlah wilayah.
“Ada sedikit gejolak harga karena kebutuhan meningkat cukup signifikan, seiring dibukanya beberapa dapur MBG secara masif,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).
Menurut Teuku, dengan meningkatnya permintaan, diperlukan pengaturan ulang terhadap siklus pasokan pangan agar tidak terjadi kelangkaan di pasaran dan masyarakat umum tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan mudah.
“Pasokan pangan perlu diatur ulang siklusnya supaya tidak terjadi kelangkaan. Dengan begitu, masyarakat di luar penerima MBG juga tetap bisa mengakses bahan pangan,” jelasnya.
Meski begitu, Teuku memastikan bahwa ketersediaan pangan di Kabupaten Bogor masih dalam kondisi aman, terutama untuk komoditas beras. Hal itu karena Bogor memiliki pasokan terbuka dari berbagai daerah sekitar.
“Kita memang hanya memproduksi sekitar 40 persen dari kebutuhan lokal, tapi suplai dari luar daerah seperti Karawang dan Jakarta cukup banyak. Jadi, stok pangan relatif aman,” tutupnya.
Bagi HalamanEditor : Aditya Nugraha
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














