
BOGORTODAY.COM – SDN Leuwiranji 05 Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor meminta Dinas Pendidikan (Disdik) untuk membangun lapangan hingga Mandi, Cuci, Kakus (MCK)
Kepala SDN Leuwiranji 05, Supriyati menyampaikan bahwa sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan belajar siswa di sekolahnya masih minim yang juga menghambat belajar siswa
“Saya punya lapangan dengan luas 3.000 meter, tapi masih berupa tanah Jadi kalau hujan, becek dan anak-anak tidak bisa olahraga,” ujarnya, dikutip dari Metrobogor.com, Kamis (16/10/2025).
Selain itu, Supriyati juga mengatakan minimnya fasilitas tersebut juga menghambat kegiatan upacara bendera yang dilakukan setiap pagi dan kegiatan lainnya, terlagi ketika setelah hujan serasa yang melanda di wilayahnya
“Jika malam hujan, kami tidak bisa melaksanakan kegiatan di halaman sekolah, seperti upacara, Jumat ngawos, latihan pramuka dan olahraga, karena pasti kondisi lapangan becek,” ucap dia
Supriyati juga meminta kepada Disdik Kabupaten Bogor untuk membuatkan satu unit toilet di sekolahnya untuk mengimbangi dengan jumlah orang
“Kami juga minta satu unit toilet siswa, karena dengan jumlah siswa 220 anak, dan dengan jumlah 10 guru, 1 operator dan 1 penjaga itu sangat kurang. Karena kami hanya punya MCK satu unit dengan empat pintu,” jelasnya.
Pihak sekolah juga mengeluhkan karena minimnya drainase di sekitar sekolah tersebut. Ia menyebut, selain banjir, sampah juga menjadi masalah setelah hujan
“Karena sekolah kami itu dataran lebih rendah jadi ketika hujan air mengalir dan masuk ke sekolah. Sesudah banjir itu pastinya meninggalkan bekas sampah. Kalau adanya gorong-gorong minimal bisa meminimalisir air hujan yang turun masuk ke halamanan sekolah kami,” tutup dia. ***
Bagi HalamanEditor : Aditya Nugraha
Wartawan : Rifki Ramadhan
Sumber : Metrobogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















