
Lebih lanjut, Ia menjelaskan hasil laboratorium dari sampel makanan MBG di Kecamatan Megamendung tersebut juga dinyatakan mengandung bakteri dalam tahu teriyaki.
“Dari hasil pemeriksaan UPT Laboratorium Kesehatan Kelas A Kabupaten Bogor tanggal 8 Oktober 2025 ditemukan E.colli dan Salmonella pada tahu teriyaki, Mix salad positif salmonella dan Macaroni positif E.Coli dan salmonella,” ungkap dia.
Fusia meminta kepada setiap kepala Puskesmas di Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kewaspadaannya terkait kejadian keracunan yang telah terjadi pada sejumlah siswa.
“Koordinasi dengan lintas sektor juga perlu ditingkatkan karena apabila ada laporan dari sekolah dengan tanda-tanda keracunan di wilayah kerja puskemas maka penanganan dapat segera dilakukan.” tutup dia.
Editor : Aditya Nugraha
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















