Jangan Abaikan! Ini Alasan Septic Tank Harus Disedot Secara Berkala

“Efek dari cepat penuh itu, airnya jadi menggenang ke saluran pipanya. Endapan di dalam septic tank bisa masuk ke pipa dan lama-lama bikin mampet juga,” jelas Basuki.

  1. Filtrasi Tersumbat

Pada septic tank modern seperti biotank, endapan dan benda asing yang ikut terbawa ke dalam sistem bisa menyumbat bagian filtrasi.

Masalah ini sering terjadi karena penghuni rumah membuang benda selain kotoran ke dalam kloset, seperti plastik, tisu, atau pembalut wanita.

BACA JUGA :  Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk Jadi Kepala Baru

“Biasanya kalau banyak sampah seperti itu, endapannya menghalangi proses resapan, jadi air limbah tidak bisa meresap dengan baik,” tambahnya.

  1. Mencemari Sumber Air

Risiko paling berbahaya dari septic tank yang dibiarkan penuh adalah pencemaran sumber air. Hal ini terutama terjadi bila jarak antara septic tank dan sumur tidak sesuai dengan anjuran.

“Kalau jaraknya dekat dengan sumber air, disarankan untuk disedot secara rutin. Penyedotan ini juga bagian dari treatment agar air tanah tetap aman,” ujar Basuki.

BACA JUGA :  Kemensos Usulkan Lansia dan Disabilitas Masuk Program MBG

Menyedot septic tank secara berkala bukan hanya soal menjaga kebersihan, tetapi juga melindungi kesehatan keluarga dari potensi pencemaran air tanah.

Pastikan septic tank Anda diperiksa dan dikuras sesuai jadwal agar fungsi filtrasi tetap optimal dan lingkungan tetap higienis.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================